Srandul

Pernahkah kalian mendengar atau menyaksikan kesenian Srandul? Kesenian Srandul merupakan seni pertunjukan dari Jawa, yang menggabungkan seni tari dan dialog. Dikatakan bahwa pada awalnya Srandul digunakan sebagai media penyebaran agama Islam. Namun, seiring perkembangan jaman, Srandul menjadi salah satu bagian seni pertunjukan di Jawa. Sayangnya, saat ini tak banyak yang mengetahui keberadaan Srandul itu sendiri.

 

Kesenian Srandul menggunakan seni tari, dialog, dan juga instrument dalam penyajiannya. Oleh karena itu, srandul membutuhkan ± 15 personel untuk memainkannya, yakni sebagai pemain dan pemusik. Selain penari, srandul juga membutuhkan sinden untuk mengiringi tarian bersama alunan musik gamelan yang ditabuh. Pemain menggunakan pakaian sehari-hari dan memakai riasan sederhana dalam pementasannya. Sedangkan instrument yang digunakan adalah beberapa instrumen gamelan, seperti kendang.

 

Srandul mengandung cerita di dalam pertunjukannya. Sehingga, penikmat srandul dapat memetik makna yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai cerita dapat disajikan dalam srandul. Salah satu cerita yang disajikan adalah tentang Dadung Awuk dan Jaka Tingkir, yang ditantang untuk menghafalkan huruf Arab. Pemenang tantangan tersebut, akan mendapatkan tanah kerajaan. Pada akhirnya, Jaka Tingkir yang menjadi pemenang. Dadung Awuk tidak suka dengan kemenangan Jaka Tingkir tersebut. Kemudian ia meminta untuk diadu dengan Jaka Tingkir, untuk menentukan pihak yang berhak menjadi perwira.

 

Meski bercerita tentang perseteruan Dadung Awuk dan Jaka Tingkir, misi srandul adalah untuk menyebarkan Agama Islam. Terdapat inti cerita dalam srandul terkait kerukunan umat beragama. Meski berbeda agama, tetap diperlukan adanya toleransi dan perdamaian.

 

Akan tetapi, dapat dikatakan bahwa kesenian srandul ini sudah jarang dipentaskan. Salah satu tempat yang saat ini masih mementaskan srandul adalah Situs Ratu Boko, Yogyakarta. Pengelola Situs Ratu Boko menyajikan pertunjukan srandul bagi pengunjungnya. Srandul di Ratu Boko dipentaskan secara gratis, pada Sabtu sore. Sambil menikmati sunset, srandul dipentaskan di Plaza Andrawina yang disediakan pengelola Situs Ratu Boko. Eksotisme sunset dengan pemandangan Gunung Merapi dan Candi Prambanan yang diiringi dengan tradisionalisme pertunjukan srandul, menjadikan pengunjung bisa terpesona dengan indahnya alam dan budaya Jawa yang patut dilestarikan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s